Jumat, 02 Juni 2023

PENGENALAN DAN PENGGUNAAN MIKROSKOP

A. JUDUL PERCOBAAN 

Pengenalan dan Penggunaan Mikroskop

B. TUJUAN PERCOBAAN 

  1. Siswa dapat mengetahui bagian-bagian mikroskop dan fungsinya.
  2. Siswa dapat menggunakan mikroskop untuk mengamati objek/preparat.

C. LANDASAN TEORI

Mikroskop merupakan alat utama yang digunakan dilaboratorium mikrobiologi. Dengan bantuan mikroskop kita dapat mengamati bakteri yang tidak dapat dilihat dengan mata telanjang. Mikroskop berfungsi untuk membesarkan benda yang dilihat sehingga memudahkan kita untuk mengamati benda yang renik. Mikroskop merupakan alat bantu yang memungkinkan kita untuk mengamati objek yang berukuran sangat kecil. Hal ini membantu memecahkan persoalan manusia tentang organisme yang berukuran kecil, (Widyatmoko, 2008).

Mikroskop pada prinsipnya adalah alat pembesar yang terdiri dari dua lensa cembung yaitu sebagai lensa objektif (dekat dengan mata) dan lensa okuler (dekat dengan benda). Baik objektif maupun okuler dirancang untuk perbesaran yang berbeda. Lensa objektif biasanya dipasang pada roda berputar,yang disebut gagang putar (Volk, 1984).

Mikroskop yang menggunakan cahaya disebut mikroskop optik. Mikroskop optik dapat dibedakan menjadi mikroskop biologi atau monokuler dan mikroskop stereo atau binokuler. Mikroskop biologi digunakan untuk pengamatan benda tipis dan trans paran. Penyinaran diberikan dari bawah dengan sinar alam atau lampu. Mikroskop binokuler atau stereo digunakan untuk pengamatan yang tidak terlalu besar, transparan atau tidak. Penyinaran dapat diatur dari atas maupun dari bawah dengan sinar alam atau lampu (Tim Pengajar, 2010).

Ada beberapa mikroskop cahaya yang berbeda, antara lain mikroskop medan terang, mikroskop medan gelap dan mikroskop fase kontras. Mikroskop medan terang digunakan untuk memperbesar gambaran objek yang diuji, untuk menentukan ukuran, bentuk dan struktur sel makhluk hidup. Objekyang mempunyai dimensijauh lebih kecil dari batas pemisah yang umum tidak dapat dilihat. Lensa objektif memperbesar gambaran objek biasanya 4-100 kali dan lensa okuler umumnya memperbesar gambaran semu tidak lebih dari 10-15 kali (Muhiddin, 2023: 


D. HASIL DAN PEMBAHASAN



Pengenalan Bagian Mikroskop

  1. Lensa Okuler, berfungsi untuk memperbesar bayangan yang dihasilkan oleh lensa objektif.
  2. Tabung, berfungsi untuk mengatur fokus tabung mikroskop juga berfungsi untuk meletakkan bagian-bagian lainnya dari mikroskop.
  3. Revolver, berfungsi untuk perbesaran dari lensa objektif yang akan digunakan sehingga akan mempermudah dalam mengatur nilai pengamatan dari mikroskop.
  4. Lensa objektif, berfungsi untuk membentuk bayangan pertama yang bersifat nyata, terbalik dan diperbesar
  5. Meja benda atau meja preparat, sebagai tempat melekatkan objektif atau preparat yang akan dilihat.
  6. Kodensor, untuk mengumpulkan cahaya dari hasil pantulan pada cermin
  7. Diafragma, untuk mengatur banyaknya sinar yang masuk dengan mengatur bukaan iris cermin
  8. Cermin atau reflektor, untuk memantulkan sinar dan sumber sinar.
  9. Kaki mikroskop, menopang dan memperkokoh kedudukan mikroskop
  10. Pegangan sedia atau penjepit kaca, sebagai pelapis dari objek yang akan diamati agar tidak bergeser atau membuatnya tetap stabil
  11. Pegangan atau lengan mikroskop, untuk memegang mikroskop pada saat memindahkan mikroskop.
  12. Mikrometer (sekrup pengarah halus), untuk menaik turunkan meja preparat.
  13. Makrometer (sekrup pengarah kasar), Untuk naik turunkan lensa objektif mikroskop

Penggunaan Mikroskop

Fungsi mikroskop     : Untuk melihat dan mengamati objek dengan ukuran sangat kecil yang tidak bisa dilihat dengan mata telanjang.

Prinsip kerja              : Lensa objektif akan membentuk bayangan benda yang bersifat nyata terbalik dan diperbesar bayangan benda oleh lensa objektif akan ditangkap sebagai benda oleh lensa okuler bayangan inilah yang tampak oleh mata.

Langkah-langkah penggunaan mikroskop:

  • Membawa mikroskop dengan hari hati dengan cara memegang lengan mikroskop dengan satu tangan dan tangan lain digunakan untuk menyangga dasar mikroskop. Kemudian rendahkan dan letakkan pada meja yang datar
  • Duduklah pada tempat yang nyaman Bila menggunakan mikroskop cahaya, maka carilah tempat yang cukup sinar.
  • Sebelum menempatkan slide preparat pada meja preparat, gunakan tombol pengatur kasar (makrometer) untuk menurunkan meja preparat sampai posisi paling bawah.
  • Perhatikan arah putaran. Aturlah cermin pada bagian bawah sampai ada cahaya yang memantul, melewati diafragma sehingga terlihat dari lensa okuler.
  • Perhatikan, titik fokus mata setiap orang berbeda-beda, sehingga setiap orang harus mencari sendiri pencahayaan sesuai kondisi mata.
  • Letakkan slide preparat di atas meja preparat dengan baik. Pastikan slide pada posisi yang telah disediakan (bagian berbentuk siku) dan tahan dengan penjepit.
  • Pastikan bahwa perbesaran lensa objektif adalah perbesaran paling rendah (biasanya 10 kali) Jika belum, maka putar knob lensa objektif itu untuk mendapatkan perbesaran paling rendah.
  • Mulailah melakukan pengamatan dengan mengatur fokus amatan, yaitu dengan memutar tombol pengatur kasar (makrometer) sampai mendapat bayangan benda yang jelas sesuai mata.
  • Perhatian, biasakan membuka kedua mata saat mengamati, agar tidak terjadi kerusakan/gangguan pada mata.
  • Geserlah siku penahan preparat untuk mengamati berbagai sisi preparat
  • Pastikan bahwa kita mendapatkan bayangan dari bagian preparat yang akan kita amati
  • Untuk perbesaran yang lebih, putar kembali knob lensa objektif sampai perbesaran lensa berikutnya (biasanya 40 kali) Untuk perbesaran berikutnya, biasanya arah putar knob adalah berlawanan arah jarum jam
  • Lakukan kembali pengamatan seperti pada tahap 7 Tetapi perhatikan, panjang tabung lensa objektif lebih panjang dari sebelumnya dan hampir berimpit dengan preparat. Agar saat mencari fokus bayangan lensa tidak menekan preparat, maka gunakan tombol pemutar halus (mikrometer) Jika lensa menekan preparat, maka slide bisa pecah
  • Jika telah mendapat bayangan gambar yang paling jelas, gambarlah bayangan tersebut
  • Jika telah selesai dan akan mengakhiri pengamatan, turunkan meja preparat dengan memutar tombol pengatur kasar sampai posisi paling bawah Ingat dan perhatikan arah putaran, jangan sampai justru memutar ke arah atas Setelah itu putar knob lensa objektif sampai lensa perbesaran paling rendah, lalu ambil slide preparat

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Kenapa Suara Kita Terdengar Aneh Saat Direkam? Ini Penjelasan Ilmiahnya!

Pernah merasa suara kamu terdengar aneh di rekaman?  Kenapa Suara Kita Terdengar Aneh Saat Direkam?  Ini Penjelasan Ilmiahnya! Pernah dengar...